Sign In

Subscribe

Subscribe to Museum Dan Tanah Liat.

RSS
Tribute to S. Teddy Darmawan | Interpersonal Encounter
poster
Start: at WIB
End: at WIB
Location:
Address:
City/Town:
Tribute to S. Teddy Darmawan

“Tribute”, dalam kamus bahasa Indonesia adalah sebuah penghormatan, penghargaan atau pada jaman kerajaan adalah upeti/persembahan. Dalam bahasa Inggris sinonimnya adalah Protection – Testimoni. Jadi “Tribute” tidak berkait secara idealisme/ideologi langsung dengan seseorang yang akan kita hormati. Penghormatan atau pemberian upeti atau persembahan sebagai bentuk apresiasi menjadi banyak sisi – banyak cara, beragam bahasa, dan secara filosofis tafsirnya bisa berjuta-juta.
Memberikan penghormatan sebagai bentuk apresiasi tidak harus serupa atau sama persis atau tidak harus “menjadi” seperti orang yang sedang kita hormati. Jika “Tribute” diartikan sebagai; orang yang akan memberikan penghormatan harus menggali ide, gagasan atau garis pemikiran yang njlimet atau jalan hidup yang penuh batu-sandungan dan seterusnya lewat Kajian adalah hal yang berlebihan – produksi kata-kata yang tidak perlu “dicerdas-cerdaskan”.
“Tribute” adalah bentuk penghormatan. Sedangkan Kajian adalah penyelidikan-pelajaran/mempelajari tentang sesuatu, sehingga menjadi ilmu pengetahuan bersama, dan selanjutnya akan dikaji secara akademis.
Dalam pengertian ini, manakala kita mendapat kabar berita seseorang yang kita kenal sekaligus memiliki hubungan personal dan emosional sedang mengalami musibah (meninggal dunia), seketika itu pula kita mengalami kesedihan, merasa kehilangan, murung hingga terbawa oleh hati yang meratap-ratap dan seterusnya – kejujuran seseorang terhadap “momen-momen” itu sendiri adalah sudah menjadi atau membawa “Tribute”, sebuah welas asih terdalam dari bentuk penghormatan.
Artinya, masing-masing orang punya “kemerdekaan”-nya sendiri untuk mengatakan, merasakan, menorehkan “momen Tribute” yang dirasakan dan diberikan. Kemerdekaan menurut masing-masing yang memberi penghormatan, bukan kemerdekaan yang harus disesuaikan dengan orang yang diberi penghormatan. Dan untuk mengetahui atau bisa mengatakan bentuk apresiasi penghormatan yang “merdeka” dan banyak sisi itu (kepada S. Teddy Darmawan) — tentu butuh melihat, melakukan pengamatan, meneliti secara seksama seluruh karya perupa pameran.
Mari bersama menundukkan kepala “Hening” sejenak acheterdufrance.com untuk Stefanus Teddy Darmawan;
“Damai selalu di sisi-Nya…Amiiiin”
A. Anzieb/Curator
  • Photo Gallery*Klik gambar untuk memperbesar


Leave a Reply